Jumat, 14 Desember 2012

Yamaha Mio Soul harusnya kelas X tream


Jujur sebagai juri kami kepincut tampilan Mio Soul milik Budi Big Rahmanto dari Big Modification ini. Tampilannya konseptual, punya taste bagus dengan detailing sangat baik.

Hot Rod style yang diusungnya terkesan tidak maksa. Wheelbase ideal, ground clearance  pas untuk daily riding dan serasi secara dimensi. Sang builder bisa ‘meredam’ emosi estetika dengan  pemahaman bahwa motor harus bisa dipakai. Istilahnya, DFF alias Design Follow Function.

Ada catatan sip buat dishare. Paling utama kepadatan bodyworknya. Sudah jadi pekem Big Modification bahwa detail jadi penting dan juga utama. Semua koponen yang nempel dengan serius dan tingkat kerapihan tinggi.

Motor ini juga tergolong padat dan kompak, rake yang dipilih rapat agar tak tersisa banyak ruang. Apalagi ban belakang gendut menunjang  penampilan. ”Ukuran 180/55-14, mendekati gaya bobber style,” jelas tim Big yang mendesain pelek jari-jari rapat.

Sektor bodi, daya tarik utamanya permainan warna krom, nuasna gelap, hitam bergradasi, pen brush, grill dan desain setang mencerminkan khasnya hot rod.

Sayangnya Skubek Contezt sedikit diikuti peserta kelas X-treem. Akirnya kelas ini dihilangkan dan hanya ikut kelas Fashion Advance. Tentunya tidak bisa menang karen bodi sudah berubah dan kaki-kaki digeser.  (motorplus-online.com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar