Kamis, 16 Agustus 2012

Suzuki Bandit 500, Sang Penjahat Jadi Lebih Lincah


Cerita sekilas yuk! Dulu berandalan jalanan punya julukin unik untuk motor gede. Macam Harley-Davidson  dijuluki babi hutan (HOG) atau paling parah dijuluki garbage wagon (kereta sampah). Julukan ini lebih pada bobot mereka yang gendut dan nggak lincah. Makanya para outlaws memangkasnya jadi lebih slim dengan nge-bob atau nge-chop. Inilah cikal bakal lahirnya bobber atau choppers.

Di motornya Boby Sandro, kisah para outlaws ini punya kesamaan.  Coba lihat sasisnya. Suzy Bandit yang punya roh sport cruiser nuansa muscle bike di bagian underbonenya. Ia menganut deltabox, tubular dobel di bawah tangki. Di tangan builder Kiting asal Satan Soul Lampung, bagia  ini direvisi abis dengan jarahan tubular single layaknya chopper konvensional.

”Pertimbangan revisi untuk simplisitas. Motor ini harus clean minimalis  mendekati gaya-gaya traditional choppers,” jelas Boby yang bernaung di klub Mad Elephant alias The Madders Lampung ini.

Setelah bangunan dasar direvisi, lanjut ke  jarahan sasis selanjutnya. Ke belakang, board track bernuansa scrambler dibuat  rumah modifikasi ini dengan pemilihan struktur monosok dan customized di belakang mengikuti aslinya Bandit.

Bagi Em-plus, dia memadukan unsur chopper dan flat track. Desain  yang mereka toreh tentunya sesuai konsep. Pemangkasan deltabox membuat motor ini jadi ramping di belakang.

Mereka jeli meminimalisir langkah modif karena Bandit memang sudah menganut monosok di sektor ini. Artinya, proses modifiaksi yang dilakoni satan Soul sangat efisien dan justru menjadi kelebihan lelaku modifikasi ini.

Setelah itu barulah konsen soal estetika. “Konsepnya mendekati sport. Semua komponen diusahakan persegi alias kotak-kotak. Untuk sasis tetap menganut tubular, tapi di bagian lain bentukan kotak dipilih,”  jelas Kiting dan Boby.

Maksudnya konsen di bagian depan. Rake asli Bandit sama sekali enggak diganggu. Mereka memberikan aksen die harder choppers dengan bentukan setang meninggi, dari pipa kotak berongga tanpa riser. Ini menjadikan motornya unik. Apalagi Kiting nyaman memilih lampu depan variasi yang juga berbentuk kotak.

“Tinggal kaki-kaki dibuat padat. Roda ogah terlalu besar. Supaya lincah saat turing dan hang out short trip, keduanya pakai  pelek 17 inci,” jelas Bobby.

Bagian painting layak diapresiasi.  Bro Iman Casablanca terbilang sukses mensinergikan roh  Bandit ini dengan corak warna yang disajikan.  Nuansa pop art dominan jadi pilihannya. Merah dengan list putih membuat motor ini tampak mewah walau enggak sampai terkesan poser. (motorplus-online.com)

DATA MODIFIKASI
Ban depan : Mizzle 100/80-17
Ban belakang : Mizzle 130/80-17
Knalpot  : Handmade
Pijakan kaki : Handmade

Tidak ada komentar:

Posting Komentar