Selasa, 19 Juni 2012

Suzuki Thunder 250, Usung Brat Bobber Style


Johnny Law, owner Suzuki Thunder 250 ini punya konsep modifikasi yahud buat disodorin ke Donny Aryanto. Donny, builder dari Studio Motor yang sekarang kebanyakan menggarap modifikasi aliran vintage. Makanya, bengkel modifikasi ini jadi rujukan Jhonny untuk mewujudkan imajinasinya. Urusan konsep, Johnny yang punya kios di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat ini memang pahamnya ke arah Jap style. Tapi, untuk karakter modifnya sendiri, Donny sang builder memperkuat aliran modifikasinya ke arah brat bobber. Studio Motor sendiri yang berlokasi di Jl. Kesehatan Raya No. 3A, Bintaro, Jakarta Selatan ini enggak mau setengah-setengah dalam pengerjaan. Meskipun, dalam urusan karya modifnya, workshop ini juga kerap pertahankan sasis standar. Dari konsistensi mempertahankan sasis asli, Studio Motor tetap mempunyai ide-ide segar untuk menggarap motor modifikasi. Sudut rake yang cukup rapat dan sasis asli single down tube di Thunder No Pek Go ini, pede dipertahankan. Perubahan di beberapa sektor, juga menjadi fungsi detail lebih. Salah satunya, motor ini sudah aplikasi kunci kontak mobil. Hal ini dilakukan untuk mengejar tampilan area setang agar tampak clean. Area kaki-kaki, pemakaian karet bundar alias ban dari Firestone dengan ukuran yang sama. Yaitu, 500-16 yang mencirikan motor ini lebih kuat terlihat aliran brat bobber. Penggunaan sok depan ori juga masih cukup mumpuni diterapkan. Tapi, segitiga asli dipensiunkan dan diganti pakai segitiga custom. Part ini punya dimensi lebih lebar 1,5 cm pada sisi kiri dan kanannya. Penggunaan pelek custom berukuran 3x16 inci untuk depan dan 4x16 inci untuk belakang pun serasi diaplikasi.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar